3,590
Oleh : Humas JIH 30 - March - 2012 13 Komentar

Pertanyaan:
Bismillah. Assalamu’alaykum, maaf Dokter Prita , saya saat ini mengandung sudah 38 minggu lebih. Nilai Hb saya adalah 8,9. Apakah saya bisa melahirkan secara normal, begitu juga janin dalam kandungan saya tidak akan bermasalah? terima kasih atas jawabannya.

Ny. ZW

Jawaban :

Assalaamu’alaikum wr. wb
Ibu Zhulian yang sedang menanti kelahiran,
Kadar hemoglobin (Hb) ibu yang menunjuk angka 8,9 gr% memang mengindikasikan anemia (kurang darah).  Sebagaimana diketahui, batas normal kadar Hb untuk ibu hamil trimester 3 adalah sebesar 10,5 gr%.  Jadi cukup jauh juga kadar Hb ibu dengan normalnya, ya.
Pada kehamilan, memang terjadi pengenceran darah.  Sehingga pada umumnya kadar Hb memang mengalami sedikit penurunan.  Bila kadar Hb sebelum hamil normal (di atas 12 gr% untuk wanita), maka pengenceran tersebut tidak terlalu berdampak.  Lain halnya bila sebelum hamil sudah anemia, maka saat hamil akan bertambah anemianya. Di Indonesia, penyebab anemia terbanyak di kalangan ibu hamil adalah karena kekurangan zat besi.  Di samping itu terdapat juga anemia disebabkan oleh faktor penyakit lain, namun prosentasenya sangat kecil.
Karenanya, untuk mengatasi anemia pada ibu hamil umumnya dengan mengonsumsi tablet zat besi (tablet tambah darah)dan makan sayuran berwarna disertai dengan protein hewani.  Namun peningkatan Hb melalui makanan ini memakan waktu cukup lama. Dan harus dipertimbangkan juga zat besi yang rusak sewaktu proses pemasakan dan penyerapannya di usus yang bisa saja terganggu.  Cara yang kedua adalah dengan infus zat besi.  Infus ini bisa meningkatkan kadar hemoglobin yang lebih cepat dibandingkan lewat makanan, namun tetap perlu waktu 2 pekan- 1 bulan.  Cara yang ketiga adalah transfusi.  Inilah cara tercepat dalam meningkatkan Hb.  Tentunya dokter yang melakukan pemeriksaan kehamilan nanti akan merekomendasikannya untuk ibu.
Untuk persalinannya, Insya Allah kalau tidak ada penyebab lain selain anemia, tetap bisa normal.  Namun perlu diperhatikan juga komplikasi persalinan pada ibu anemia, misalnya : persalinan lama,dan perdarahan pasca persalinan.  Bayi juga bisa mengalami anemia juga seperti ibunya, atau mengalami pertumbuhan janin terhambat terutama bila anemianya kronis dan berat.  Untuk itu, pastikan bahwa temapt bersalin ibu nantinya ada fasilitas pertolongan dasar apabila terjadi hal-hal yang tidak kita harapkan (misalnya, perdarahan pasca persalinan) dan lebih aman lagi apabila suami sudah menyiapkan darah atau keluarga sebagai calon pendonor apabila suatu waktu dibutuhkan.
Terakhir yang tidak kalah penting adalah mencegah terulangnya anemia ini pada kehamilan berikutnya.  Pastikan ibu makan makanan bergizi seimbang dan bervariasi.  Tetap konsumsilah tablet zat besi sampai tercapai kadar Hb yang normal.  Bekerjasamalah dengan suami untuk mengatur jarak antar kehamilan, sehingga ibu sudah dalam keadaan sehat wala’fiat sebelum mulai hamil kembali.
Demikian, bu. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan

Wassalaamu’alaikum wr. wb


404

13 Komentar selama ini.

  1. entis says:

    Bismillah. Assalamu’alaykum, maaf Dokter Prita , saya saat ini mengandung sudah 31 minggu lebih. Nilai Hb saya adalah 10,5. Apakah saya bisa melahirkan secara normal, begitu juga janin dalam kandungan saya tidak akan bermasalah? terima kasih atas jawabannya.

    • Humas JIH says:

      Wa’alaikum salaam Ibu Entis.

      Kadar Hemoglobin (Hb) ibu yang menunjukkan angka 10,5 g% bisa dikatakan normal, meskipun itu adalah batas terendah. Artinya, bila hasilnya di bawah 10,5 g% sudah masuk ke klasifikasi anemia (kurang darah). Untuk meningkatkan kadar Hb, ibu bisa mengonsumsi makanan tinggi protein, serta sayuran yang berwana pekat. Disamping itu, konsumsilah tablet zat besi yang diberikan oleh dokter/bidan.
      Namun, dapat tidaknya sebuah persalinan berlangsung normal tidak semata-mata ditentukan oleh kadar Hb. Dan tidak dapat pula dipastikan dari usia kehamilan 31 pekan seperti sekarang. Meskipun, prediksinya, apabila sampai sekarang keadaan baik-baik saja maka persalinan normal insya Allah akan dapat ibu jalani.
      Ibu Entis, untuk dapat melahirkan normal melalui jalan lahir (vagina), maka harus dipenuhi syarat-syarat antara lain :
      1) jalan lahir normal, tidak terdapat tumor yang menghalangi dan luas panggul cukup.
      2) Janin dalam posisi normal, kepala di bawah dalam posisi menunduk, dan ukurannya tidak terlalu besar (lebih dari 3500 gram)
      3) Tenaga dan teknik ibu untuk mengejan cukup baik disertai dengan kekuatan kontraksi yang adekuat
      4) Ibu dalam kondisi tenang, tidak panik, cemas, atau takut. Untuk itu ibu hendaknya meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, membaca buku-buku tentang kehamilan dan persalinan, serta dianjurkan mengikuti kelas senam hamil
      5) Ibu didampingi oleh penolong yang juga sabar, tenang, namun profesional.

      Demikian ibu Entis, semoga Allah memberikan kesabaran dan ketenangan bagi ibu dalam menanti masa persalinan yang membahagiakan itu.
      Wassalaamu’alaikum wr. wb

  2. novi says:

    asallamu’alaikum wr wb
    dok,usia khmiln q dah 35 mnggu tp hb q cma 9,2.klu q mkannya extra zat besi.pa bsa mnormalkn hb sya sbelum mlahirkn?

    • Humas JIH says:

      Assalaamu’alaikum wr. wb
      Ibu Novi yang baik, semoga saat ini dalam kondisi sehat.
      Ibu hamil dengan kadar hemoglobin 9 gr%, maka masuk dalam golongan anemia. Dimana kadar Hb yang normal adalah 11 gr%. Memang anemia dalam kehamilan dialami oleh hampir 50% ibu hamil di Indonesia. Hal ini terutama disebabkan oleh kekurangan zat besi. Sehingga seharusnya ibu sudah mengonsumsi suplemen zat besi. Akan lebih baik lagi apabila selain zat besi, ibu juga mengonsumsi vitamin C untuk meningkatkan penyerapan zat besi tersebut di usus. Selain itu perlu diperhatikan agar ibu tidak menelan tablet zat besi dengan susu, teh, atau kopi, melainkan dengan air putih ata jus buah.
      Makanan yang disarankan adalah makanan yang mengandung protein hewani, seperti daging2an, ikan2an, susu,dan telur. Ditambah lagi dengan sayur-sayuran yang berwarna tua, seperti bayam merah, daun singkong, dll.
      Mengingat usia kehamilan sudah mencapai 35 pekan (mungkin sekarang sudah 36 pekan), tampaknya kecil kemungkinan kadar Hb bisa dikejar sampai 11 gr%. Karena persalinan normal bisa berlangsung di usia 38 pekan. Tetapi setidaknya, kadar Hb di atas 10 gr% sudah lebih aman.
      Untuk itu, ibu bisa melakukan pemeriksaan Hb sekali lagi di laboratorium. Apabila masih tetap 9 gr%, kemungkinannya perlu dibantu dengan terapi pemberian zat besi parenteral (infus). Terapi ini bisa dilaksanakan di JIH.

      Wassalaamu’alaikum wr. wb
      dr. Prita Kusumaningsih, SpOG

  3. desi says:

    assalamualaikum wr.wb
    nama saya desi…
    Saya mau tanya bu…usia kandungan saya 36 mgg,,,tetapi kadar hb sya 9.1
    apakah dampaknya buat saya dan janin dalam kandungan saya,apakah bsa melahirkan scra normal,dan bgaimana cra mengatasinya..
    Terimakasih

    • Humas JIH says:

      Jawab :
      Ibu mengalami anemia ringan dalam kehamilan, karena batas kadar Hb untuk ibu hamil trimester 3 minimal 10,5. Biasanya anemia ini disebabkan karena kurang zat besi (dibutuhkan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya). Anemia tidak menentukan apakah ibu bisa lahir normal atau tidak. Namun biasanya anemia berpengaruh terhadap keadaan janin kecil, terjadinya inersia uteri saat persalinan (mules saat persalinan tidak baik sehingga persalinan macet), atau bisa perdarahan saat persalinan.
      Terima Kasih.
      dr. Ika, SpOG

  4. nany anggraini says:

    Ass.saat ini saya sedang hamil anak k2 kurg lebih15 minggu.akan tetapi sering sekali sakit2n terakhir opname drmh skit pda usia khamilan 4 minggu kmrin krna gastritis.slain itu saya msh hyper emesis shingga mengakibatkn badan sering lemas,mudah capek dan jantung berdebar-debar.kemarin sya cek Hb ternyata cuma 8,5 dok.sya mulai minum maltofer fol,cman kalau makan msh agak susah krna msh sering muntah selain itu lambung sya sgt bermasalah sdikit sja mkn buah lgsg perih,mkn sayur terlalu byk lgsg mencret (sya punya riwayat types yg menahun).tlg penjelasannya dok,sya bingung sekali..

    • Humas JIH says:

      Jawaban:
      Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wa barokaatuh
      Ibu Nani, hiperemesis memang salah satu masalah yang sering muncul pada awal kehamilan sampai sekitar usia kehamilan 16 minggu. Badan ibu yang terasa lemas, mudah capai dan jantung berdebar-debar memang dapat akibat hiperemesis ataupun karena anemia yang ibu alami (Hb 8,5 g/dL). Pada kondisi seperti ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memastikan asupan nutrisi yang cukup bagi ibu dan janin, di antaranya:
      1. Jangan paksakan untuk makan dengan porsi yang besar pada satu waktu. Makanlah sedikit-sedikit namun lebih sering.
      2. Hindari makanan yang mengiritasi lambung seperti makanan yang kecut/asam dan makanan yang pedas. Hindari juga makanan yang dapat menyebabkan terbentuknya gas dalam lambung seperti semangka, melon, tauge, dan kol/kubis-kubisan. Teh dan kopi juga sebaiknya dikurangi. Selain itu juga sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu banyak bumbu.
      Untuk konsumsi buah dan sayur memang baik namun harus dipilih. Jeruk, semangka, dan buah lain yang masam sebaiknya dihindari. Untuk sayuran hijau baik untuk asupan zat besi sehingga dapat meningkatkan kadar Hb (hemoglobin), tetapi sebaiknya jangan berlebihan, secukupnya saja apalagi jika ibu mempunyai riwayat tifes menahun. Untuk mengurangi mual, ibu bisa mencoba meminum air jahe yang sudah terbukti secara ilmiah dapat mengurangi keluhan tersebut.
      Selain dengan cara-cara di atas, untuk mengurangi mual dan muntah yang sangat menggangu, ibu sebaiknya mengkonsumsi obat-obatan anti mual dan muntah yang diberikan oleh dokter.
      Untuk anemia yang ibu alami, sebaiknya konsumsi maltoferfol dilanjutkan. Jika setelah 1 bulan konsumsi obat tersebut belum didapatkan kenaikan kadar Hb, sebaiknya dicari kemungkinan penyebab anemia lainnya selain defisiensi zat besi.
      Yang terakhir dan sangat penting adalah faktor psikologis. Coba bersabar dan tenangkan diri ibu dalam menghadapai kehamilan ini. Setiap kehamilan tentunya adalah anugrah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dijaga dengan baik. Mintalah dukungan dari suami. Bila perlu, coba lakukan kegiatan yang ibu sukai atau cari suasana/lingkungan baru yang kemungkinan bisa menyegarkan tubuh dan pikiran ibu.
      Terima kasih. Semoga membantu.
      dr. Erni Nurrahmi S.P, SpOG

  5. Eka Puspita Sari says:

    Mau tanya…
    saya hamil 21minggu di kehamilan yg ke-2..
    sewaktu kehamilan 15minggu cek di rumah sakit,hb saya 10,8g/dL..
    Dari 15minggu sampai sekarang saya masih pusing padahal atas saran bidan tiap hari saya mengonsumsi Fe..
    Saya juga bingung kenapa masih mual & muntah pdhl anak pertama 16minggu dah selesai muntahnya..
    Mohon bantuannya.. Trims.

  6. santhy herwanti says:

    mohon informasi untuk biaya infus zat besi di kisaran berapa ya.saya hamil 35minggu,hb skrg 8,8.terima kasih

    • Humas JIH says:

      Aslm….Ibu Santi untuk biaya infus zat besi atau yang disebut dengan Venofer adalah kurang lebih sebesar Rp. 750.000,- untuk sekali tindakan. Jika ibu belum jelas, silahkan hub. kami di nomer 021-8402821..
      Waslm….

  7. riska says:

    Assalamualaikum..
    Dok saya ??? nanya jarak untuk pemeriksaan HB pada ibu pasca melahirkan itu berapa lama ?ª ?

    Wassalam

    • Humas JIH says:

      Aslm…Ibu Riska, untuk pemeriksaan HB pada ibu pasca melahirkan tergantung dari kondisi si ibu, jika dia terkena anemia maka pemeriksaan dilakukan 2 jam setelah pasca melahirkan. Tapi apabila tidak maka pemeriksaan dapat dilakukan setelah 40 hari…Waslm. Semoga bermanfaat.


Jadwal Dokter Spesialis : Spesialis Orthopaedi – Selasa dan Jum'at Pukul : 19.00 – 21.00 Sabtu dengan perjanjian, Spesialis Kebidanan dan Kandungan – Senin s/d Sabtu, Spesialis Anak – Rabu dan Sabtu, Spesialis Penyakit Dalam – Selasa dan Kamis Pukul : 17.00 – 19.00, Spesialis Bedah Ongkologi – Dengan Perjanjian, Dokter Gigi - Senin s/d Sabtu, I G D  |  Fasiltas dan Pelayanan di RSU Al-Fauzan (Jakarta Islamic Hospital) :  Spesialis Penyembuhan Luka Diabetes - Hotline 0812 8015 1503, Poli Umum, Poli Gigi, Poli Spesialis : Spesialis Kebidanan dan Kandungan (dengan dokter perempuan), Jadwal Poli Laktasi: Senin 11.00 s.d 12.00, Rabu 12.00 s.d 13.00, dan Sabtu 11.00 s.d 12.00, Spesialis Anak, Spesialis Bedah Tulang, Bedah Umum dan Spesialis Penyakit Dalam, Rawat Inap, Persalinan 24 Jam, Apotik 24 Jam, Laboratorium 24 Jam, Radiologi, Senam Hamil. Pelayanan unggulan RSU Al-Fauzan (Jakarta Islamic Hospital) : Pelayanan USG 4 Dimensi dengan harga terjangkau hanya dengan Rp. 300.000,- , Program Inseminasi Intra Uterin   Rp. 3.500.000,-, Khitan Smart Klamp Rp. 1.100.000,- ( bonus Celana sunat), pelayanan perawatan luka, USG OTOT, SENDI, TULANG dan SARAF, Alat-alat Orthopedi, MCU... Info Lebih Lanjut hubungi kami di (021) 8402821.