Oleh : Humas JIH 10 - November - 2011 18 Komentar

Pertanyaan :

Dr Prita, ada yang mau saya tanyakan. Saat ini saya sedang hamil 20 minggu. Baru tadi sore ketika mandi saya sadari jika ketiak sebelah kanan saya agak membesar, namun tidak terasa sakit kalo dipegang dan tidak saya rasakan ada benjolan di dalamnya, cuma memang terlihat lebih besar daripada ketiak sebelah kiri. Apakah ini normal mengingat saya sedang hamil. Apakah saya perlu pemeriksaaan lebih lanjut dengan biopsi atau yang lain. Terima kasih sebelumnya

retnokurnixxxxx@gmail.com

Jawaban :

Assalaamu’alaikum wr.Wb

Ibu Retno, yang sedang resah, kalau membaca gejala-gejala yang ibu tuliskan, nampaknya kondisi yang ibu sangka sebagai benjolan tersebut hanyalah merupakan timbunan lemak. Dan ibu pun sebenarnya sudah menyadari manakala tidak merasakan adanya massa saat meraba bagian yang membesar tersebut. Tubuh ibu hamil memang melakukan penimbunan-penimbunan lemak sebagai persiapan saat melahirkan nanti. Tempat-tempat penimbunannya di antaranya di daerah pinggul, dinding perut, paha, dan dada. Coba ibu teliti, sudah berapa kilogram pertambahan berat ibu selama hamil ini?

Sehingga untuk sementara ini ibu tidak perlu menjalani biopsi atau tindakan khusus lainnya. Namun jangan lupa melaporkan ‘benjolan’ tersebut kepada dokter di saat kontrol kehamilan nanti, agar dokter dapat memeriksa dan memastikan kondisi tidak berbahaya tersebut.

Wassalaamu’alaikum wr. wb

dr. Prita Kusumaningsih, SpOG


404

18 Komentar selama ini.

  1. dina says:

    tanya ?
    Dr.Prita

    dok yang mau saya tanyakan dok,saat ini saya hamil 19 minggu dibawah ketiak sebelah kanan saya terlihat besar seperti daging,namun saya raba didalamnya tidak terdapat benjolan.apa itu berbahaya?dan dipayudara kanan saya terdapat benjolan dari saya sma dulu dan tidak terasa sakit.
    mohon infonya dokter saya sangat bingung

    terima kasih

    • Humas JIH says:

      Assalaamu’alaikum wr. Wb
      Ibu Dina yang semoga sudah tidak bingung lagi,

      Pertama kali ijinkan saya mohon maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan ibu. Dikarenakan masalah teknis, pertanyaan tidak terunggah sehingga tidak diketahui oleh admin laman. Tentunya sekarang ibu sudah bersalin, Semoga ibu dan bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat dan tidak terjadi kendala apa pun. Meskipun demikian saya tetap akan menjawab pertanyaan ini karena boleh jadi permasalahan yang serupa, dialami pula oleh orang lain.
      Dari cerita yang ibu paparkan tampaknya ada 2 permasalahan yang ibu hadapi. Pertama, permasalahan pembesaran di bawah ketiak. Kedua, permasalahan benjolan dipayudara kanan. Baiklah saya akan jelaskan satu persatu. Permasalahan pertama, yaitu area di bawah ketiak yang tampak membesar namun setelah diraba tidak ada benjolan di dalamnya. Kondisi itu merupakan timbunan lemak saja, dan Insya Allah tidak membahayakan. Deposit lemak terjadi akibat kehamilan ini. Diharapkan, setelah selesai bersalin dan berat badan ibu kembali ke berat badan awal, maka pembesaran tersebut juga akan menyusut. Untuk itu, saya sarankan ibu berolahraga secara rutin setelah persalinan nanti. Jenis olahraganya tentu disesuaikan dengan kondisi tubuh ibu. Senam nifas segera dapat dimulai 6 jam pasca persalinan. Dan setelah selesai nifas, ibu dapat memulai olahraga yang ibu sukai.
      Permasalahan kedua adalah benjolan di payudara. Ibu mengatakan bahwa benjolan tersebut sudah ada semenjak masa SMA, sehingga asumsinya adalah suatu tumor jinak payudara. Meskipun asumsinya jinak, namun saya sarankan apabila kondisi sudah memungkinkan, yaitu setelah selesai menyusui selama 2 tahun, tumor tersebut sebaiknya diangkat saja. Jangan khawatir, Insya Allah operasi pengangkatan tumor jinak payudara bukan merupakan operasi besar.(nin)
      Wassalaamu’alaikum wr. wb

  2. ayu indriani says:

    Dok,saya ?å? tanya.skr ini saya sedang hamil 2 bln.tetapi kenapa tiba-tiba ketiak saya ?ª?? sebelah kanan ????à benjolan.klu tidak dipegang tidak terasa apa-apa.tp kalalu dipencet agak terasa nyeri.apa itu normal dok??trims

    • Humas JIH says:

      Mbak Ayu yang calon ibu,
      Selamat atas kehamilan ini, semoga sehat dan kuat dalam menjalaninya. Kehamilan memang selalu menimbulkan penimbunan lemak, tetapi kehamilan 2 bulan belum sampai menimbulkan timbunan lemak yang nyata di ketiak. Mengingat ketiak adalah lokasi kelenjar getah bening, maka untuk memastikan ada tidaknya kelenjar getah bening yang membesar dan/atau terinfeksi maka sebaiknya diperiksa oleh dokter. Mbak Ayu, Anda dapat mengomunikasikan masalah benjolan ini kepada dokter kandungan yang memeriksa kehamilan, dan selanjutnya beliau akan menentukan apakah sebetulnya benjolan tersebut. (dr. Prita Kusumaningsih, SpOG)

  3. biobina arydanti says:

    Selamat pagi dok?Saya mau menanyakan dok perihal benjolan di ketiak.Saya punya benjolan di ketiak sebelah kanan dan sering terasa nyeri.Benjolannya kira-kira sebesar bola pingpong.Apakah berbahaya dok?Saya mau periksakan ke dokter tetapi takut.Mohon di balas.terimakasih

    Hs,

    BIO_BINA

    • Humas JIH says:

      Jawab:
      Benjolan yang nyeri di ketiak dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi kulit, infeksi kelenjar di kulit, payudara aksesoris, atau pembesaran kelenjar getah bening (akibat infeksi atau keganasan). Untuk memastikannya harus dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan sebaiknya jangan ditunda-tunda, jangan sampai terlambat ditangani. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter2 kebidanan di RSIA Jakarta Islamic Hospital.terima kasih.
      Salam

      dr. Erni,SpOG

  4. vina aryana says:

    dok, saya ingin bertanya.tiba-tiba muncul benjolan di ketiak bagian kiri saya, tapi terasa nyeri bila ditekan, konturnya keras. apakah itu termasuk gejala kanker payudara?

    • Humas JIH says:

      Jawab:
      Benjolan yang nyeri di ketiak dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi kulit, infeksi kelenjar di kulit, payudara aksesoris, atau pembesaran kelenjar getah bening (akibat infeksi atau keganasan). Pada benjolan yang akibat kanker payudara akan ditemukan benjolan di payudara juga, untuk itu lakukanlah pemeriksaan payudara, dapat oleh sendiri atau oleh petugas kesehatan. Untuk memastikannya harus dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Demikian Bu Vina, semoga bemanfaat. Terima Kasih.

      Salam.
      dr. Erni, SpOG

  5. ina says:

    dok saya ingin bertanya…
    tiba-tiba di ketiak sebelah kanan saya sakit apabila tekan n saat sya mengangkat tangan saya…
    apakh tu gelaja getah bening or kanker payudara??
    karena saya juga merasakan sakit di puting saya di sebelah kanan n kiri…
    sya sudah merasakan sakit ni udh 1minggu…
    makasih…
    mohon jawabannya yaa dok…

    • Humas JIH says:

      Jawab :
      Jika ada benjolan di ketiak dan terasa sakit kemungkinan adalah pembesaran kelenjar getah bening. Sumber infeksinya bisa dari payudara sisi yang sama atau dari tangan sisi yang sama. Kemungkinan ini lebih besar apabila ternyata ibu juga sedang menyusui. Apakah mungkin karena kanker payudara? Mungkin saja, tapi harus ditemukan benjolan dulu pada payudara dan biasanya pabila tumor payudara malah tidak ada rasa sakit. Untuk lebih pastinya lebih baik ibu memeriksakan diri agar dapat dilakukan pemriksaan fisik yang lebih detail.
      Terima kasih.

  6. nita says:

    aslmkm..dokter saya mau menanyakan…
    semenjak saya melahirkan anak pertama tahun 2011 bulan agustus, saya baru sadar di payudara kiri terasa benjolan sebesar telur, waktu itu saya langsung tanyakan kapada dokter dan beliau belum bisa memastikan tepatnya tumor jenis apa, dan saya disarankan untuk di operasi, cuma karena pertimbangan habis cesar jadi saya menunda,, sampai saat ini benjolan tersebut masih ada, namun terkadang benjolan tersebut bisa berubah kecil kadang membesar dan elastis..

    saya saat ini sedang hamil lg kedua usia kandungan 6 bulan, saya minta saran sebaiknya saya melakukan tindakan apa, karena ketika saya belum hamil ke dua saya sempat terapi dan menghentikan terapi herbal ketika mengetahui hamil lg,,,,,dokter prita saya minta saran sebaiknya saya bertindak apa? trimakasih…wslmkm

    • Humas JIH says:

      JAWABAN :

      Ibu Nita yang semoga dirahmati Allah,
      Assalaamu’alaikum wr.wb

      Ibu Nita, benjolan pada payudara ibu ditemukan pada saat dalam kondisi menyusui, dan besarnya sebesar telur. Telur apa ini? Telur ayam, angsa, atau puyuh? ?
      Dokter tidak bisa memastikan karena pada saat menyusui memang bisa saja ada benjolan di payudara akibat bendungan ASI. Namun kalau sampai sekarang, hamil anak kedua, dan benjolan tersebut masih ada, maka ada kemungkinan itu sebuah tumor (neoplasma). Ibu bisa memeriksakan diri ke bagian radiologi untuk dilakukan USG pada tumor tersebut. Sebaiknya dengan membawa surat pengantar dari dokter kandungan saat ibu kontrol kehamilan kedua ini. Kalau memang benjolan tersebut suatu neoplasma, memang sebaiknya diangkat lewat operasi. Namun operasi tidak dilakukan di saat hamil/ menyusui. Jadi saya sarankan, setelah melahirkan nanti segera menggunakan kontrasepsi agar jarak kehamilan tidak terlalu dekat seperti sekarang. Setelah masa menyusui selesai, ibu bisa berkonsentrasi untuk prosedur operasi tumor payudara tersebut, meskipun tumor tersebut diduga jinak.

      Wassalaamu’alaikum wr. wb

      dr. Prita, SpOG

  7. mira says:

    Assalaamu’alaikum wr.wb..
    saya ingin bertanya, di payudara kiri atas saya terdapat benjolan kecil, baru td pagi saya rasakan ketika sedang mandi..begitu diraba terasa sakit dan pegal ke tangan, saya berpikir mungkin itu dari ASI yang tidak saya perah, kemudian saya coba perah, keluar asi sedikit dan sampai sekarang masih terasa sakit dan pegal. sebelumnya, dari awal september saya sakit lambung, sudah berobat ke dokter dan meminum obat dokter, sekarang saya sedang terapi obat herbal, karena saya takut terlalu banyak meminum obat dokter berpengaruh kepada ASI. Sebelum saya sakit, ASI saya begitu banyak, apabila diperah bisa dapat 120ml. tp sekarang sedikit sekali, hanya 20ml itu pun sudah perah kiri dan kanan PD. Apakah dengan banyak meminum obat dokter ASI saya menjadi berkurang, dan benjolan kecil ini apa ya dok, sekarang bayi saya berusia 5 bulan. Bayiku sekarang meminum Sufor..mohon jawabannya dok.. terima kasih..
    Wassalaamu’alaikum wr. wb

    • Humas JIH says:

      Jawaban :
      Assalaamu’alaikum wr. Wb
      Ibu Mira yang semoga dirahmati Allah SWT, saya turut bersimpati dengan berbagai masalah yang anda alami. Semoga Allah SWT memberikan petunjuk jalan keluar yang sebaik-baiknya. Tugas kita sebagai manusia pengemban amanah Allah adalah dalam menghadapi persoalan kesehatan ini adalah berobat dengan baik dan benar kepada ahlinya, berdoa, beribadah, bersedekah, dan dibarengi dengan tawakkal.
      Ibu Mira, ijinkan saya menginventarisasi satu persatu permasalahan yang anda hadapi. Pertama, ada benjolan di payudara. Kedua, produksi ASI berkurang. Ketiga, sakit lambung. Keempat, kekhawatiran atas terlalu banyaknya konsumsi obat-obatan.
      Selanjutnya mari kita analisa masing-masing masalah tersebut. Permasalahan pertama adalah adanya benjolan di payudara. Benjolan di payudara bisa diakibatkan oleh bendungan pada saluran ASI, tumor payudara, dan infeksi. Untuk mengetahui asal dan jenis benjolan yang ibu alami saya sarankan untuk segera berkonsultasi kepada dokter. Apabila diagnosa dari dokter benjolan itu adalah bendungan saluran ASI, maka bisa dilakukan kompres hangat, masase payudara, dan pemerahan ASI. Apabila diagnosa dokter mengarah ke tumor payudara, maka saya menyarankan untuk melakukan pemeriksaan USG payudara dan selanjutnya berkonsultasi ke dokter bedah. Kemungkinan terakhir adalah infeksi. Benjolan akibat infeksi pada umumnya berasa nyeri dan disertai dengan tanda-tanda infeksi yang lain, yaitu berwarna kemerahan, panas pada perabaan, dan terkadang timbul demam. Infeksi dini bisa disembuhkan dengan pemberian antibiotik. Insya Allah dokter akan memilihkan jenis antibiotika yang aman untuk ibu menyusui. Saya ingatkan bahwa obat antibiotika harus dikonsumsi sampai habis. Bila infeksi tersebut sudah parah, mungkin akan terbentuk abses (bisul), dimana untuk penanganannya memerlukan tindakan insisi (pengeluaran nanah).
      Permasalahan kedua adalah produksi ASI berkurang. Untuk kuantitas produksi ASI berlaku rumus, semakin disedot semakin banyak, kurang disedot kurang banyak. Sehingga jalan satu-satunya untuk memperbanyak produksi ASI adalah kembali memberikan ASI eksklusif kepada bayi dan menghentikan pemberian susu formula. Tujuannya agar bayi merasa lapar sehingga menyedot ASI dengan maksimal dan mencagah bingung puting. Di lain pihak, ibu harus mengonsumsi makanan bergizi serta mendapatkan asupan cairan yang cukup, tidak kurang dari 2500 cc per hari. Ibu juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan produksi ASI.
      Masalah selanjutnya adalah sakit lambung, disamping kekhawatiran telah mengonsumsi obat-obatan dari dokter secara berlebihan. Ibu Mira, sakit lambung maknanya sangat luas, baik diagnosanya maupun terapinya. Namun sudah lazim diketahui bahwa pengeluaran asam lambung yang berlebihan sangat terkait dengan jenis dan jumlah makanan serta kondisi psikologis seseorang. Ibu bisa membenahi jadwal makan dan menyeleksi jenis makan yang dimakan. Jadwal makan harus teratur, dan di antara waktu makan bisa diberikan makan selingan. Jenis makanan dipilih yang tidak menyebabkan iritasi lambung serta tidak memroduksi gas secara berlebihan. Untuk masalah pemilihan jenis makanan ini ibu bisa berkonsultasi kepada ahli gizi. Sejalan dengan membaiknya kondisi lambung, diharapkan konsumsi obat-obatan dari dokter akan menurun. Saya sarankan ibu hanya berkonsultasi kepada satu orang dokter yang ibu percaya. Hindarilah ‘doctor shopping’, yaitu berganti-ganti dokter hanya untuk keluhan yang sama yang mengakibatkan bertambahnya jumlah obat-obatan yang harus dikonsumsi. Telah lama diketahui bahwa konsumsi madu atau propolis (air liur lebah) dapat membantu melindungi mukosa lambung. Tingkatkan pendekatan kepada Allah SWT dengan jalan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah, dan jangan lupa bersedekah. Ketenangan batin ibu nantinya juga akan berdampak kepada peningkatan produksi ASI. Wallahua’lam.

      dr. Prita K, SpOG

  8. Iis Majawati says:

    dokter saya sedang hammil 8 minggu. dan tadi pagi ketiak saya terasa sakit juga bagian payudara kanan dekat ketiak. tumben biasanya hanya pegal tapi ini benar2 sakit dan ngilu.
    seingat saya hamil peratama juga demikian tapi ini lebih sakit.

    kira2 kenapa itu ya? terima kasih.

    • Humas JIH says:

      Jawaban:
      Ibu Iis yang baik. Rasa nyeri di ketiak terutama bila disertai dengan adanya benjolan dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi kulit, infeksi kelenjar di kulit, payudara aksesoris, atau pembesaran kelenjar getah bening (akibat infeksi atau keganasan). Sebaiknya ibu lihat apakah pada lokasi yang nyeri terdapat benjolan atau kemerahan di kulit. Jika ibu tidak menemukan apapun, mungkin nyeri ini timbul karena otot yang tertarik atau payudara aksesoris, namun jika ada benjolan atau kemerahan sebaiknya diperiksa ke dokter. Demikian Bu Iis, semoga bemanfaat.
      dr. Erni Nurrahmi S. P., SpOG

  9. nur ratih says:

    Assalamualaikum wr.wb ,slmt mlm dokter,,saya mau tny..bru 3 hri ini saya baru menyadari klo ad bnjolan agk keras d’ketiak saya sblh kanan..namun bnjolan msh kcil..apkah itu slh satu pnybab kanker payudara,,sedangkan saya sdng hamil18 mnggu,,saya tkut skali t’kena kanker krn ma2 saya hbis oprasi kanker usus stdium 4..sblmny trima kasih..

    • Humas JIH says:

      Jawaban:
      Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
      Ibu Nur Ratih. Benjolan di ketiak dapat berasal dari kulit, kelenjar keringat, atau kelenjar getah bening. Jenis kelainannya sendiri dapat berupa infeksi, tumor jinak atau ganas. Tidak benar jika dikatakan bahwa benjolan di ketiak dapat menjadi penyebab kanker payudara, yang benar adalah bahwa pada kanker payudara dapat ditemukan pembesaran kelenjar getah bening di ketiak. Oleh karena itu sebaiknya ibu periksa di payudara apakah terdapat benjolan juga. Untuk lebih jelasnya sebaiknya ibu diperiksa oleh dokter agar ibu tidak mengira-ngira dan cemas tanpa memastikannya.
      Ibu boleh memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan atau ke dokter bedah. Semoga bermanfaat.
      Wassalaamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh.
      dr. Erni Nurrahmi S. P., SpOG


Bagi pasien yang akan berobat dengan dokter spesialis, dimohon untuk mendaftarkan diri sehari sebelum jadwal praktek dokter spesialis ke no telp informasi 021-8402821