Oleh : Humas JIH 23 - March - 2012 14 Komentar

Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum wr.wb.

dok, saya wanita berusia 27 tahun, belum menikah. Begini dok, 2 hari yang lalu katika buang air kecil saya kaget meraba adanya benjolan di labia mayora sebelah kanan bawah, sebelah lubang vagina. Benjolannya agak besar (bukan seperti bisul) tapi tidak sakit, tidak merah dan sejauh ini tidak menganggu aktivitas. saya merasa khawatir dengan benjolan itu. Apa sebenarnya benjolan itu dokter? jika ingin periksa sebaiknya ke bagian apa? tks _wassalam_

Nn. R.

Jawaban :

Wa’alaikum salaam wr. wb
Membaca deskripsi lokasi benjolan, yaitu di labia mayora di sebelah liang vagina maka kemungkinannya adalah sebuah kista dari kelenjar Bartholini.  Kelenjar tersebut bermuara di tempat yang disebutkan itu.  Terkadang karena proses infeksi yang berulang bisa menimbulkan pembesaran dan akhirnya menjadi kista.  Infeksi akut bisa menyebabkan abses (bisul) yang sangat nyeri.  Adapun kista, bisa tenang namun bisa pula terserang infeksi akut.
Sebaiknya segera diperiksakan ke dokter kandungan.  Apabila kistanya cukup besar bisa dilakukan tindakan pengangkatan kista  melalui operasi kecil. Tidak perlu khawatir karena operasi tersebut Insya Allah tidak akan mengenai selaput dara.

Wassalamu’alaikum wr. wb



14 Komentar selama ini.

  1. yanti says:

    askum,,,,
    dok,,, saya mau konsultasi,,,
    DOK,, pada labiya mayora kiri bagian atas saya terdapat benjolan dan berwarna kemerahan dan terkadang terasa nyeri atau sakit,,,, dan di bagian atas vaginanya atau yang biasa rambut tumbuh di vagina itu juga terdapat benjolan2 kecil gitu tapi tidak sakit,, hnya bnjolan saja,,,,
    kira2 itu apa ya dok,,,??? dan saya harus minum obat apa,,,??
    terimakasih,,,,
    mohon jawabannya,,,,,,

    • amti says:

      dok saya wanita 20th ada benjoln kecil pada labia minora sdh lm, tp tdk skit hny kdang gatal. cara pengobtnny gmna?

      • Humas JIH says:

        Jawaban :

        Aslm..Wr..Wb…

        Utk benjolan di labia minora kmgkn ada infeksi krn ada gejala gatalnya. Utk evaluasi lbh lnjt, apakah benjolan tsb hny mbutuhkan terapi medicinal / obt2an atau terapi operatif tentunya sbaiknya diperiksa lbh lnjt ya ibu. Agar tuntas dan tdk kambuh lg. smg bs memuaskan ibu Amti.

        Waslm..Wr…Wb….

        dr. Selly, SpOG

  2. anna says:

    Assalamu ‘alaikum wr.wb.

    Dok, saya mau nanya.. teman saya baru berumur 19thn punya sebuah benjolan di sebelah kiri labia mayoranya. sejauh ini benjolan tersebut tidak terasa sakit ataupun gatal, dia mengira bahwa itu adalah kanker rahim. tetapi sejauh yang saya tauh itu tidak separah kanker rahim karena yang saya baca dari beberapa informasih di internet banyak yang mengatakan bahwa itu adalah penyakit kelamin wanita, kista dari kelenjar Bartholini.pertanyaan saya adalah;
    kalau harus konsultasi ke dokter, apakah ada jalan lain selain operasi kecil tersebut, dan apakah ada penyebab lain munculnya benjolan tersebut selain karena infeksi yang berulang tersebut.. saya berharap, setelah mendapat penjelasn yang lebih baik, saya bisa membantu dia untuk tidak terlalu berfikir kearah yang negative. dan saya tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk dengan dirinya.

    trimakasih:) wassalam

    • Humas JIH says:

      Ibu Anna
      Assalaamu’alaikum wr. wb, bu Anna.

      Kalau memang dari hasil pemeriksaan dokter sudah dipastikan bahwa benjolan yang diderita oleh teman ibu itu adalah kista dari kelenjar Bartholini, maka tindakan yang disarankan adalah operasi kecil. Namun apabila ybs merasa keberatan dengan tindakan tersebut, maka alternatifnya adalah :
      1. Kista tersebut dikeluarkan isi(cairan) nya saja lewat jarum suntik. Konsekwensinya, kista tersebut masih bisa timbul lagi di waktu yang akan datang.

      2. Kista tersebut dibiarkan, dipantau saja apakah ukurannya menetap atau membesar. Dengan pertimbangan kista tidak mengganggu proses haid atau buang air kecil,atau berhubungan intim di kala si teman tersebut menikah nantinya. Konsekwensinya, ada risiko kista mengalami infeksi atau berubah menjadi abses dimana akan terasa sangat nyeri, demam, dan harus diambil tindakan pengeluaran nanah segera.

      Untuk sementara yang bisa saya nasihatkan adalah tetap memeriksakan benjolan tersebut ke dokter untuk mengetahui diagnosanya dan ini mencegah ybs untuk berpikir yang tidak-tidak, dan menjaga kebersihan area genitalia serta menjaga kesehatan tubuh secara umum.

      Wassalaamu’alaikum wr. wb

  3. Ani says:

    ass.wr.wb,
    dok, sy brumur 20 tahun dan bru menikah 6 bln. 2 hri nc di labia mayora sy sblah kanan atas sejajar dgn kLitoris ad muncul benjolan sbesar bji kcAng ijo.klo d sentuh trs ditekan rasax agak skt. kira2 itu apa ya dok ?
    sblmx jg skitar 2 bln x lalu ada sprti itu di bgian dlam labia mayora sy, tp 4 hri kmudian hlg sndri. sy kira kna gigit semut x sgt kecil.
    kira2 it apa dok? sy jd takut pdhl sy rajin membersihkn organ intim sy

    • Humas JIH says:

      Jawab :
      Kulit pada daerah sekitar labia mayora merupakan daerah berambut yang banyak terdapat kelenjar minyak dan folikel rambut, jadi besar kemungkinan jika ada benjolan kecil yang nyeri, itu akibat tersumbatnya kelenjar minyak. Biasanya hilang sendiri asal tetap menjaga kebersihan daerah kemaluan. Namun bila benjolan makin besar dan makin nyeri lebih baik memeriksakan diri langsung agar dapat disingkirkan kemungkinan penyebab lain dan mendapatkan terapi lebih lanjut.
      Terima Kasih.
      Salam Bahagia,
      dr. Ika, SpOG

  4. Nicky says:

    Assalamu ‘alaikum wr.wb
    dok, saya wanita berusia 21 tahun, belum menikah. saya mempunyai keluhan pada bagian labia mayora sebelah kiri, sebelah vagina teraba kayak benjolan kecil,terasa nyeri pada saat duduk, saya merasakannya sejak tgl 23-25 agustus ’12 kemarin, tepatnya pada saat menstruasi, dan skrg sudah tdak nyeri lagi dok, bulan2 sebelumnya tidak pernah ada keluhan seperti ini, menstruasi dri dulu smpe skrg juga teratur terus dok. yang mau saya tanyakan :
    1. apakah dari keluhan saya tdi, sya terkena bartholinitis ?
    2. kalau iya, pengobatan seperti apa yang dilakukan ? apakah harus dilakukan pengangkatan atau terapi alternatif saja dok ?
    terimakasih.
    Wassalamu’alaikum wr. wb

  5. nana says:

    assalamualaikum, dokter saya ada keluhan benjolan di sekitar labium minora sebelah kiri… terasa agak sakit jika ditekan, seperti jerawat ini keluar saat menstruasi. ini penyakit berbahaya atau bukan? saya ingin periksa ke dokter kandungan akan tetapi malu…saya berusia 26th dan belum menikah, belum pernah berhubungan seks…terima kasih atas informasinya…wassalam

    • Humas JIH says:

      Jawaban :
      Assalaamu’alaikum wr. wb
      Mbak Nana yang baik, tidak ada larangan dan kontra indikasi bagi seseorang yang belum menikah untuk datang berkonsultasi ke dokter kandungan, lho. Dokter kandungan wanita sekarang pun sudah banyak, bukan?
      Untuk kasus mbak Nana, coba diteliti sekali lagi,dimanakah letak dari benjolan kecil tersebut. Kalau memang penampilan dan rasanya seperti jerawat, biasanya timbul di labium mayor. Mengapa? Karena struktur jaringan labium mayor mirip kulit dimana terdapat kelenjar lemak, kelenjar keringat, dan akar rambut. Kalau jerawat bisa tumbuh di kulit kita, maka ia bisa tumbuh juga di kulit labia mayora. Penanganannya dengan menjaga kebersihan dan tidak menggaruk benjolan tersebut. Diharapkan apabila lingkungan di sekitarnya bersih, maka infeksi tidak berlanjut. Namun kalau benjolan tersebut tidak kunjung mengecil, maka saya sarankan diperiksa oleh dokter. Lain halnya kalau benjolan mirip jerawat tersebut benar tumbuh di labium minor (bagian dalam, tidak ditumbuhi rambut) maka sebaiknya langsung diperiksa oleh dokter. Demikian mbak Nana, semoga bisa memberikan pencerahan.
      Wassalaamu’alaikum wr. wb
      ?
      dr. Prita Kusumaningsih, SpOG

  6. dm says:

    Assalamu ‘alaikum wr.wb
    dok, saya wanita berusia 21 tahun, belum menikah. saya mempunyai keluhan pada bagian labia mayora sebelah kiri, sebelah vagina teraba kayak benjolan besar, keras seperti tulang dan di dalam organ (bukan di kulit) ,kadang terasa nyeri pada saat duduk, saya merasakannya sejak lama, apakah dari keluhan saya tdi, sya terkena bartholinitis? kalau iya, pengobatan seperti apa yang dilakukan ? apakah harus dilakukan pengangkatan atau terapi alternatif saja dok ?
    terimakasih.
    Wassalamu’alaikum wr. wb

    • Humas JIH says:

      Jawaban :
      Wa’alaikum salaam wr.wb
      Mbak Daemarla yang baik, setelah menelaah deskripsi tentang benjolan yang anda berikan, besar kemungkinan benjolan tersebut adalah kista Bartholini, atau abses yang sudah mengalami organisasi. Jadi, benjolan tersebut tidak dalam kondisi akut atau meradang (akhiran –itis berarti peradangan). Apalagi anda mengatakan bahwa keberadaan benjolan tersebut sudah lama. Namun tentu saja diagnosa baru bisa ditegakkan setelah diperiksa dokter. Untuk itu, silakan berkonsultasi dengan dokter kandungan terdekat.
      Kalau memang kista Bartholini, maka ada 2 alternatif. Diobservasi saja atau diangkat. Kalau memutuskan diobservasi saja, perhatikan ukurannya. Bila terasa membesar dan nyeri, mau tak mau harus diangkat. Kista yang tidak diangkat juga berisiko terkena infeksi yang dapat berkembang menjadi abses (bisul) yang amat nyeri. Bila ini yang terjadi maka harus dilakukan tindakan insisi, yaitu dibuat irisan kecil untuk mengeluarkan nanah di dalamnya. Adapun kalau kista tersebut diangkat, anda tidak perlu khawatir, karena tindakan tersebut sama sekali tidak merusak selaput dara.
      Wassalaamu’alaikum wr. wb?

      dr. Prita Kusumaningsih, SpOG

  7. ati says:

    Assalamu’alaikum wr wb Dok..Saya wanita umur 27 thn
    saya memiliki keluhan di sekitar labia moyora kanan atas terasa sakit sperti sakit lebam karna jatuh., kambuh saat mentruasi, tapi skrang saat tidak menstruasi juga sakit. tidak ada benjolan ataupun warna kemereah2an. Kira2 itu apa ya Dok, tolong penjelasan nya..terima kasih

    Wassalamu’alikum Wr wb..

    • Humas JIH says:

      Jawaban:
      Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
      Ibu Ati yang dirahmati Allah. Agak sulit sebenarnya untuk memastikan kemungkinan penyebab keluhan yang ibu alami jika tidak langsung diperiksa. Berdasarkan gambaran yang ibu berikan yaitu adanya nyeri namun tidak ada benjolan dan tidak merah kemungkinannya adalah adanya peregangan pada otot-otot di sekitar daerah tersebut atau di tulang. Jika nyerinya terutama saat menstruasi kemungkinan keluhan itu muncul bersamaan dengan kontraksi rahim atau yang sangat jarang adalah adanya endometriosis di daerah tersebut. Sebaiknya ibu konsultasi langsung bertemu dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan sehingga lebih mudah untuk menentukan masalah yang ibu alami.
      Wassalaamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh.
      dr. Erni Nurrahmi S. P., SpOG


Fasiltas dan Pelayanan di RSIA Jakarta Islamic Hospital:  Poli Umum, Poli Spesialis : Spesialis Kebidanan dan Kandungan (dengan dokter perempuan) Spesialis Anak, Spesialis Bedah Tulang, Bedah Umum dan Spesialis Penyakit Dalam, Rawat Inap, Persalinan 24 Jam, Apotik 24 Jam, Laboratorium 24 Jam, Radiologi,Senam Hamil. Pelayanan unggulan RSIA Jakarta Islamic Hospital : Pelayanan USG 4 Dimensi dengan harga terjangkau hanya dengan Rp. 300.000,- , Program Inseminasi Intra Uterin   Rp. 3.500.000,-, Khitan Smart Klamp Rp. 1.100.000,- ( bonus Celana sunat), pelayanan perawatan luka dengan terapi sel darah punca , USG OTOT, SENDI, TULANG dan SARAF, Alat-alat Orthopedi, MCU...Info Lebih Lanjut hubungi kami di (021)8402821