551
Oleh : Humas JIH 4 - January - 2012 2 Komentar

Pertanyaan :
Assalamualaikum, Dr. Prita
Saya baru kurang lebih 1 bulan melahirkan bayi, baru-baru ini saya merasakan adanya benjolan pada payudara saya yang terasa panas dan nyeri dan asi-nya pun tidak keluar walaupun sudah di pompa.
yang ingin saya tanyakan,
1. apakah benjolan tersebut normal pada orang yang sedang menyusui?
2. bagaimana cara agar tidak timbul benjolan pada payudara saya dan asi-nya pun bisa keluar dengan lancar?
3. karena produksi asi saya berkurang, bagaimana dengan bayi saya?
terimakasih
Wassalamualaikum.
from : l1a_xxx@yahoo.com>

Jawaban:

Wa’alaikum salaam wr. wb
Ibu Yulia yang berbahagia, Pertama-tama saya mengucapkan selamat atas kelahiran bayinya. Semoga kelak menjadi anak yang sholeh dan bermanfaat untuk ummat.
Saya juga gembira dan bersyukur karena ibu masih bersemangat dalam meberikan ASI eksklusif untuk bayi ibu. Mohon pemberian ASI eksklusif ini dipertahankan sampai bayi berusia 6 bulan. Mengenai pertanyaan ibu, dapat saya jawab sebagai berikut :
1. Adanya benjolan pada payudara ibu yang sedang menyusui, kemungkinan disebabkan oleh bendungan pada saluran ASI. Benjolan tersebut umumnya bentuknya tidak teratur, teraba keras dan nyeri.
2. Untuk mengatasi timbulnya benjolan tersebut, sebaiknya dilakukan kompres hangat dan dilanjutkan dengan masase payudara. Caranya : payudara diurut secara perlahan menuju ke arah puting susu. Atau, lakukan pemijatan memutar (bentuk spiral) pada payudara dengan merata.
3. Insya Allah dengan cara seperti di atas, ASI akan keluar dengan lancar. Untuk merangsang produksi ASI, maka bayi harus tetap menyusu. Namun apabila ASI belum keluar dengan lancar ditambah dengan payudara masih berasa nyeri, maka bisa dilakukan pemerahan ASI, baik secara manual (dengan tangan) atau dengan pompa ASI. Jangan memberikan susu formula kepada bayi, karena akan menyebabkan daya hisap bayi ke payudara berkurang. Akibatnya, akan mudah terjadi bendungan lagi. Bila memang dijumpai produksi ASI berkurang, dapat digunakan suplemen peningkat produksi ASI, disamping ibu harus banyak minum serta makan makana bergizi.
Yang perlu diperhatikan, apabila dari bendungan tersebut kemudian berkembang menjadi infeksi payudara (mastitis), maka ibu harus mengunjungi dokter. Ciri-ciri infeksi : payudara teraba panas, tampak bengkak, nyeri, badan demam, dan terkadang disertai pembesaran kelenjar getah bening di daerah ketiak.
Semoga ibu berhasil mengatasi masalah ini. Bila ibu membutuhkan bimbingan langsung tentang masase payudara, silakan datang ke JIH.
Wassalaamu’alaikum wr. wb

dr. Prita Kusumaningsih, SpOG


404

2 Komentar selama ini.

  1. Puji ernawati says:

    Asslmkum. Dr prita, sy mo tanya. Sy ibu menyusui, bayi sy b’umur 4 bln n sy klo pagi smpai siang kerja. Yg sy mo tanyakan
    1 gmn dgn bayi sy dbantu susu formula,
    2. Gmn dgn produksi asix yg lama kelamaan smkin myusut.
    3. D payudrah sy terasa seperti benjolan bgmn cara mghilangkanya.

    • Humas JIH says:

      Jawaban :
      Puji yang baik, Assalaamu’alaikum wr. Wb

      Saya ucapkan selamat atas keberhasilan ibu memberikan ASI eksklusif sampai bayi berusia 4 bulan ini. Saran saya, proses pemberian ASI eksklusif ini ibu lanjutkan selama 2 bulan lagi, sehingga bayi sempurna dalam mendapatkan ASInya. Sehingga pendapat saya atas pertanyaan ibu adalah :
      1. Saya tidak menyarankan pemberian susu formula.
      2. Produksi ASI terasa menyusut karena berkurangnya frekuensi hisapan bayi selama ibu bekerja. Karena itu saya sarankan ibu mengonsumsi suplemen untuk memacu produksi ASI, kalau perlu berkonultasi ke dokter untuk masalah ini. Usahakan menyusuibayi lebih sering, guna meningkatkan produksi ASI. Di kantor, usahakan bisa memerah ASI, baik dengan tangan maupun dengan pompa elektrik/manual. Saat ini telah banyak dijual perlengkapan untuk menyimpan ASI perah, agar tetap segar sesampainya di rumah.
      3. Terasa seperti benjolan di payudara, saya duga itu adalah bendungan ASI. Cobalah mengompres payudara dengan air hangat, dan kemudian melakukan masase payudara. Cara melakukan masase adalah sebagai berikut : lakukan pengurutan dari sisi luar payudara menuju ke arah puting, dilanjutkan dengan gerakan seperti spiral dari arah luar payudara melingkar menuju puting. Ibu juga bisa belajar masase ini dari buku-buku.
      Semoga usaha ibu Puji untuk mempertahankan ASI eksklusif berhasil dan dimudahkan Allah SWT. Bagaimana pun menyusui adalah suatu ibadah karena menjalankan perintah Allah. Bila kita menjalankan usaha ini dengan hati senang dan bahagia, maka Insya Allah hasilnya juga akan baik. Libatkan suami dan orang tua/mertua untuk proses ASI eksklusif ini. Pastikan mereka semua memberikan dukungannya.
      Apabila ibu masih menemui kesulitan, silakan datang langsung ke RSIA JIH untuk berkonsultasi.

      Wassalaamu’alaikum wr. wb


Jadwal Dokter Spesialis : Spesialis Orthopaedi – Selasa dan Jum'at Pukul : 19.00 – 21.00 Sabtu dengan perjanjian, Spesialis Kebidanan dan Kandungan – Senin s/d Sabtu, Spesialis Anak – Rabu dan Sabtu, Spesialis Penyakit Dalam – Selasa dan Kamis Pukul : 17.00 – 19.00, Spesialis Bedah Ongkologi – Dengan Perjanjian, Dokter Gigi - Senin s/d Sabtu, I G D  |  Fasiltas dan Pelayanan di RSU Al-Fauzan (Jakarta Islamic Hospital) :  Spesialis Penyembuhan Luka Diabetes - Hotline 0812 8015 1503, Poli Umum, Poli Gigi, Poli Spesialis : Spesialis Kebidanan dan Kandungan (dengan dokter perempuan), Jadwal Poli Laktasi: Senin 11.00 s.d 12.00, Rabu 12.00 s.d 13.00, dan Sabtu 11.00 s.d 12.00, Spesialis Anak, Spesialis Bedah Tulang, Bedah Umum dan Spesialis Penyakit Dalam, Rawat Inap, Persalinan 24 Jam, Apotik 24 Jam, Laboratorium 24 Jam, Radiologi, Senam Hamil. Pelayanan unggulan RSU Al-Fauzan (Jakarta Islamic Hospital) : Pelayanan USG 4 Dimensi dengan harga terjangkau hanya dengan Rp. 300.000,- , Program Inseminasi Intra Uterin   Rp. 3.500.000,-, Khitan Smart Klamp Rp. 1.100.000,- ( bonus Celana sunat), pelayanan perawatan luka, USG OTOT, SENDI, TULANG dan SARAF, Alat-alat Orthopedi, MCU... Info Lebih Lanjut hubungi kami di (021) 8402821.