3,136
Oleh : Humas JIH 28 - March - 2012 2 Komentar

Pertanyaan :

assalamualaikum..
dr.Prita,saya mau tanya apakah keluar flek wajar pada kehamilan saya yang pertmaa&baru berusia 6minggu? saya sudah konsultasi ke dokter namun hanya diminta istirahat,setelah istirahat memang tidak keluar lagi,tapi setelah saya kembali aktivitas malah keluar lagi,lalu saya diberi obat penguat.yang mau saya tanyakan:
1.apa saya harus khawatir dengan flek yang keluar jika kelelahan?
2.apa boleh minum obat penguat dalam jangka waktu panjang?
3pada taraf apa flek dikatakan wajar?
terimakasih jawabannya..wassalam..

Ny. ZW

Jawaban :

Wa’alaikum salaam wr. wb
Semoga saat ibu membaca jawaban ini, vlek yang ibu alami sudah berhenti.  Aamiin.
Pada kehamilan, bisa saja terjadi vlek atau dengan kata lain perdarahan.  Apa pun penyebabnya, semua perdarahan sesedikit apa pun sebaiknya diwaspadai.  Karena sebagian besar merupakan pertanda telah terjadi sesuatu dalam kehamilan. Sebab itu, apabila telah diketahui hamil dan kemudian terjadi perdarahan mohon segera mengunjungi dokter atau minimal bidan.
Dokter akan memeriksa melalui USG.  Bisa pencitraan USG lewat perut (transabdominal), namun untuk kehamilan trimester 1 akan lebih jelas dan akurat apabila dilakukan melalui vagina (transvaginal).  Apabila diketahui kehamilan berkembang sesuai usianya, maka akan diberikan obat-obat hormonal sebagai penenang kehamilan (biasa dikenal sebagai ‘obat penguat’).  Namun bisa juga dokter mendeteksi adanya kelainan, seperti misalnya, janin tidak berkembang (blighted ovum), kematian mudigah (death conceptus), hamil anggur (mola hidatidosa), atau hamil di luar rahim (kehamilan ektopik).  Semua kelainan tersebut tentu mempunyai kriteria masing-masing.
Sebagai patokan, usia kehamilan 4-5 minggu sudah bisa dideteksi adanya kantung kehamilan beserta yolk sac (kantung kuning telur sebagai cadangan makanan mudigah) di dalamnya.  Usia 6 minggu sudah tampak mudigah, dan usia 7 minggu sudah terdeteksi adanya aktivitas jantung.  Usia 8 minggu mudigah sudah bergerak.
Menjawab pertanyaan ibu :
1.Tentu saja ibu tidak boleh menganggap enteng adanya vlek.  Karena kehamilan yang normal dan sehat tidak akan berdarah meskipun kelelahan.  Meskipun demikian ada juga sebagian kecil kehamilan yang selalu mengalami perdarahan sedikit2 sepanjang usia kehamilannya.
2. Yang terpenting adalah memastikan bahwa kehamilannya normal. Dalam arti, ada janin yang hidup di dalamnya.  Mengonsumsi obat penguat dalam jangka waktu panjang dikatakan tidak banyak memberi manfaat.
3. Sebagaimana penjelasan di atas, vlek pada kehamilan sebenarnya tidak wajar.
Demikian bu, semoga penjelasan ini bermanfaat

Wassalaamu’alaikum wr. wb.

 


404

2 Komentar selama ini.

  1. Dahlia says:

    Asslkm..dr sy mau tanya. Skrg sy sedang hamil 8mg, anak ke 6. Pd waktu melahirkan anak ke 4 dan 5 (kembar), proses sesar sy mengalami pendarahan pasca melhrkan. Berat bayi 3,1kg dan 3,2kg. Hb 5,2. Transfusi 4 kantong drh. Mnrt dr yg menangani sy tdk blh hamil lg krn sgt berbhy. Tp Allah berkehendak memberi anak kembali dgn kehamilan sy. Jd bgmn sy menjaga kehamilan ini dgn baik dan aman sampai waktunya melahirkan nanti dok. Mksh. Wassalam

  2. Humas JIH says:

    Jawaban :
    Wa’alaikumussalaam wr.wb
    Pertama kali ijinkan saya mohon maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan ibu. Dikarenakan masalah teknis, pertanyaan tidak terunggah sehingga tidak diketahui oleh admin laman. Tentunya sekarang ibu sudah bersalin, dan mungkin sekali dengan cara operasi sesar lagi. Semoga ibu dan bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat dan tidak terjadi lagi komplikasi yang serius tersebut. Meskipun demikian saya tetap akan menjawab pertanyaan ini karena boleh jadi permasalahan yang serupa, dialami pula oleh orang lain.
    Perdarahan pasca persalinan memang menjadi risiko yang harus diantisipasi apabila menghadapi kasus kehamilan kembar. Penyebabnya adalah peregangan rahim yang berlebihan akibat hamil kembar tersebut dapat mengganggu proses kontraksi rahim. Apabila rahim tidak dapat berkontraksi dengan baik, maka darah akan terus keluar. Ini berbahaya, karena dapat mengakibatkan anemia, seperti yang ibu alami, dan bahkan tidak mungkin dapat berakibat fatal.
    Untuk mencegah dan mengantisipasi agar tidak terulang lagi, maka :
    1. Ibu harus melakukan pemeriksaan ante natal/kontrol kehamilan secara teratur dan disiplin sesuai jadwal yang telah ditentukan.
    2. Pastikan bahwa semasa hamil ibu tidak mengalami anemia, yaitu kadar hemoglobin tidak boleh kurang dari 11 gram%. Apabila ternyata terdeteksi anemia, maka berkonsultasilah kepada dokter untuk solusi mengatasinya.
    3. Jagalah daya tahan tubuh agar tidak mudah jatuh sakit. Konsumsilah suplemen kehamilan secara teratur, demikian pula minumlah susu setiap hari, meskipun tidak harus susu hamil
    4. Berapa tahun jarak kehamilan ini dengan si kembar? Apabila kurang dari 2 tahun, saya anjurkan ibu bersalin melalui operasi sesar, dan dilanjutkan dengan melakukan sterilisasi atau pemasangan AKDR pasca plasenta.
    5. Apabila ibu diperkenankan untuk melakukan persalinan percobaan pasca operasi sesar, maka hendaknya ibu memilih persalinan di rumah sakit dan ditolong oleh dokter kandungan. Rumah sakit tersebut juga harus siap untuk operasi sesar sewaktu-waktu.
    Saya setuju dengan saran dokter terdahulu agar ibu tidak hamil lagi, dikarenakan kehamilan yang berisiko tinggi. Risiko tersebut dari segi riwayat perdarahan hebat pasca persalinan, dan dari segi usia yang sudah melampaui 35 tahun. Sehingga setelah bersalin yang keenam kalinya ini saya sarankan segera menggunakan alat kontrasepsi (baca penjelasan nomor 4).
    Demikian bu Dahlia, semoga jawaban saya ini – meskipun sangat terlambat – dapat menenangkan hati ibu.
    Wassalaamu’alaikum wr. wb


Jadwal Dokter Spesialis : Spesialis Orthopaedi – Selasa dan Jum'at Pukul : 19.00 – 21.00 Sabtu dengan perjanjian, Spesialis Kebidanan dan Kandungan – Senin s/d Sabtu, Spesialis Anak – Rabu dan Sabtu, Spesialis Penyakit Dalam – Selasa dan Kamis Pukul : 17.00 – 19.00, Spesialis Bedah Ongkologi – Dengan Perjanjian, Dokter Gigi - Senin s/d Sabtu, I G D  |  Fasiltas dan Pelayanan di RSU Al-Fauzan (Jakarta Islamic Hospital) :  Spesialis Penyembuhan Luka Diabetes - Hotline 0812 8015 1503, Poli Umum, Poli Gigi, Poli Spesialis : Spesialis Kebidanan dan Kandungan (dengan dokter perempuan), Jadwal Poli Laktasi: Senin 11.00 s.d 12.00, Rabu 12.00 s.d 13.00, dan Sabtu 11.00 s.d 12.00, Spesialis Anak, Spesialis Bedah Tulang, Bedah Umum dan Spesialis Penyakit Dalam, Rawat Inap, Persalinan 24 Jam, Apotik 24 Jam, Laboratorium 24 Jam, Radiologi, Senam Hamil. Pelayanan unggulan RSU Al-Fauzan (Jakarta Islamic Hospital) : Pelayanan USG 4 Dimensi dengan harga terjangkau hanya dengan Rp. 300.000,- , Program Inseminasi Intra Uterin   Rp. 3.500.000,-, Khitan Smart Klamp Rp. 1.100.000,- ( bonus Celana sunat), pelayanan perawatan luka, USG OTOT, SENDI, TULANG dan SARAF, Alat-alat Orthopedi, MCU... Info Lebih Lanjut hubungi kami di (021) 8402821.