Klik disini untuk mengisi Testimoni


Submit your review
* Required Field

Khitan di RSIA JIH Seru..Cepat...dan Tidak Ribet...

Jan 07, 2013 by Saiful G. Wathon & Anneke Putri

Pengalaman pertama :)... menyaksikan ananda khitan. Seru, tegang, dan mendebarkan..dr. Basuki untungnya sabar dan lucu..jadi suasana diruang operasi ( khitan )..banyak ketawanya. Anak yang pertamanya sakit karena suntikan anestesi menjadi lebih rileks karena diberi soal matematika dan disuruh baca surat Al-Fatihah...Alhamdulillah metode sunat Smart Klamp cepat dan tidak ribet....
Doakan ya untuk Muhammad Jibril G Wathon...sehingga menjadi anak yang lebih sholeh dan hebat. Terima kasih dr. Basuki dan asistennya. Jazakumullah khairan Katsiran...Buat Jakarta Islamic Hospital....


Salut Untuk JIH.....

Jan 04, 2013 by Budi Ashari & Alfi Zulhidayati

3 dari 4 anak kami lahir di JIH, semuanya normal walau penuh perjuangan. Andai lebih banyak lagi dokter yang yakin bahwa hanya Allah yang mengeluarkan janin. Salut Untuk JIH.
Semoga diberkahi.....Aamiiin......


Khitan di RSIA JIH Cepat dan Bagus

Dec 29, 2012 by Bapak Iyan

Tadinya anak saya sempat ragu-ragu juga mau disunat, setelah dijelaskan dokter dan suster tentang cara sunat dengan sunat smart klamp anak saya jadi mau disunat. Meski sempat terjadi tangisan yang sangat keras...Alhamdulillah , prosesnya cepat selesai.
Metode smart klamp adalah metode khitanyang bagus saat ini dibandingkan dengan metode yang lain. Tanpa rasa sakit yang sangat , prosesnya cepat, dan anak yang dikhitan dapat beraktifitas seperti biasa. Tanpa ada pantangan, anak bebas bermain.


Salut Untuk Program IMD

Aug 27, 2012 by Novia Syahidah

Ini adalah ketiga kalinya saya ditangani oleh tim medis yang sama dari Jakarta Islamic Hospital (JIH). Sebelumnya di klinik Bersalin Al-Fauzan. Alhamdulillah pelayananannya tetap ramah dan penuh kekeluargaan. Kenyamanan sebagai pasien inilah yang membuat saya kembali melahirkan disini, meskipun harus menempuh perjalanan lumayan jauh dari Ciputat ke Pasar Rebo. Selain itu sebenarnya saya memiliki kekhawatiran melahirkan di RS lain karena banyaknya kasus caesar yang memang jadi bisnis dan trend di RS umumnya. Sementara saya tetap ingin melahirkan secara normal. Di JIH saya bisa mendapatkan dukungan penuh untuk hal itu. Salut untuk program Inisiasi Menyusui Dini (IMD)yang diterapkan di JIH. Terima Kasih untuk tim medis JIH yang sudah membantu saya melewati persalinan panjang dan melelahkan lewat proses normal. ( Salam termanis ). Novia Syahidah. Penulis


ASI Eksklusif

Jun 27, 2012 by Diana Darmawan

Assalamualaikum wr wb. Saya amat senang menjadi pasien di JIH sejak program kehamilan s/d melahirkan. Sejak hamil, dr.Prita sudah memeriksa payudara saya apakah memiliki puting keluar atau tidak. Sementara di RS lain, teman saya tidak mendapatkan pemeriksaan seperti ini. Awalnya saya tidak tahu sama sekali tentang ASI eksklusif, saya hanya diperingatkan oleh dr.Prita agar TIDAK memberikan susu formula kepada anak saya dan melarang KERAS penggunaan botol dot. Tentu saja hal ini bertentangan dengan iklan tentang susu formula yang sudah sangat populer dan melekat pada masyarakat kita.  Alhamdulilah suami saya sangat mendukung saya untuk program ASI eksklusif ini, dan dialah yang banyak mencari tahu di internet dan majalah tentang ASI eksklusif. Suami saya banyak belajar dari AIMI ASI yaitu Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia yang mana anjurannya sejalan dengan nasihat dari dr.Prita. Dalam komunitas ibu menyusui ini, sangat disarankan (bahkan diwajibkan) untuk melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) sesaat setelah lahir. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan. Hanya ASI. Tidak susu formula, air putih, apalagi makanan lainnya seperti pisang dll. Tindakan IMD ini saya dapatkan pada JIH sesaat setelah lahir. Setelah proses melahirkan secara normal yang saya alami, masih dengan dipenuhi darah, bahkan tali pusar antara saya dan anak saya masih belum dipotong, saya langsung dianjurkan oleh dr.Prita untuk meletakkan bayi mungil saya di sekitar payudara. Dan proses ini berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Anak saya mendapatkan cairan emas (kandungan kolostrum) pada masa awal pemberian ASI. Sungguh hal ini sangat tidak tergantikan dengan susu formula terhebat sekalipun.  Selanjutnya proses pemberian ASI berjalan normal sebagaimana mestinya. Namun tantangan berikutnya yang saya hadapi adalah saya harus kembali masuk kantor setelah masa cuti saya selesai. Mulailah segala perlengkapan dan pengetahuan kami siapkan. Mulai dari memerah ASI sebulan sebelum masuk kerja. Dan sesuai dengan anjuran dokter dari klinik Laktasi, lebih baik memerah dengan tangan karena dapat langsung merasakan jika ada gumpalan pada payudara. Jika dengan tangan, kita cukup menekan pada \"pabrik\" nya saja. Berbeda hal nya jika dengan breast pump. Payudara dihisap/disedot hanya dari puting saja. Selain itu, kami mulai belajar bagaimana proses menyimpan ASI perahan. Dari fresh setelah di perah, disimpan pada kulkas biasa (bukan freezer) beberapa saat, kemudian dipindahkan ke freezer. Karena ASI hasil perahan TIDAK boleh mengalami perubahan suhu yang drastis. Misalnya setelah perah, langsung dimasukkan ke freezer. Atau sebaliknya, dari freezer langsung dihangatkan untuk diminum. Pada awal hari masuk kerja, anak saya di rumah bersama ibu saya. Dan kami sudah mulai melatihnya dengan pemberian melalui Cup Feeder (seperti gelas sloki kecil). Namun anak saya susah dan menangis saat proses minum susu melalui Cup Feeder. Hal ini berlangsung selama sekitar 3 hari. Dan tentu saja, ibu saya mulai putus asa karena tidak ingin cucu kesayangannya kekurangan asupan gizi, dan mulai menawarkan kepada saya agar diberikan melalui dot. Saya dan suami memberikan support pada ibu, dalam hal ini yang mengasuh anak saya ketika saya bekerja. Support ini sangat penting, karena butuh kesabaran yang ekstra untuk memberikan ASI tidak melalui dot. Hingga kami mengganti dari Cup Feeder menjadi Advanced Softcup Feeder. Dengan alat ini, anak saya lebih mudah meminum susu serta ibu saya juga lebih mudah dalam proses pemberian susu. Adapun beberapa alat yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti dot adalah: sendok, pipet, cup feeder/gelas sloki atau softcup feeder.  Alhamdulillah proses ini berjalan dengan baik, bahkan anak saya tidak suka diberikan minum melalui dot, dan saat ini pada usia 5 bulan, dia sudah bisa minum melalui gelas kecil. Adapun proses memerah ASI ini HARUS dilakukan secara rutin. Tidak menunggu sampai payudara terasa keras, baru mulai memerah. Saya sendiri sebisa mungkin setiap 2-3 jam disempatkan waktu untuk memerah. Hal ini mudah saya lakukan jika di kantor. Kadang di ruang menyusui ataupun di dalam toilet. Bahkan saat di pesawat sekalipun, saya pernah memerah dalam toilet pesawat. Dan dilanjutkan saat pesawat mendarat di toilet bandara. Semakin sering ASI diperah, semakin banyak juga produksinya. Insya Allah ASI ekslusif dapat berhasil jika mendapat dukungan dan kerja sama yg baik antara suami, istri dan pengasuh. Sebelum diberikan kepada pengasuh, anak HARUS sudah dilatih terlebih dahulu untuk meminum ASI melalui cup feeder, jadi kita tinggal melatih pengasuhnya saja. Proses latihan ini memang tidak sebentar, perlu kesabaran. Namun, Insya Allah usaha dan niat baik akan menghasilkan hasil yang baik. Sekian pengalaman saya selama 5 bulan ini, semoga bermanfaat bagi yang membaca, saya berharap dapat terus memberikan ASI kepada anak saya sampai usianya 2 tahun, semoga Allah membantu saya dan para ibu menyusui lainnya, amin.


ramah dan memuaskan

Feb 03, 2012 by sa'diyah

Pelayanan perawat sangat baik, ramah dan sabar .dokter Prita pun sabar dan perhatian dan sangat menenangkan pasien yang panik menghadapi persalinan. biaya sangat rasional. Mudah2 an JIH tambah besar dan menjadi RS sekelas internasional dengan fasilitas yang lebih bagus dan bersih.


Pengalaman yang tak terlupakan

Oct 01, 2011 by dayu

melahirkan di JIH adalah pengalaman yg tak terlupakan, mulai dari pemeriksaan rutin sejak kehamilan sampai dengan waktu melahirkan yg tidak di duga sebelumnya bahwa saya mengalami gejala preeklamia,dan saat persalinan saya harus di induksi. saat menjelang pembukaan saya mengalami tekanan darah tinggi,alhamdulillah dokter dan bidan JIH sabar untuk menuntun proses melahirkan sampai lahir putri pertama saya.terimakasih untuk dokter Prita yg sdh mau menuntun saya melahirkan normal....saya mohon maaf,ada bercak darah di jilbab dan baju dokter.pengalaman inisiasi menyusu dini juga di dapat di sini...indahnya saat bayi di dada, suami mengazankan....terimakasih JIH semoga ada kesempatan lagi untuk hamil dan melahirkan di JIH


Jakarta Islamic Hospital 021 8402821 Jl. Pedati No.3 Kramat Jati Jakarta Timur , Indonesia 4.4 5.0 17 17 Alhamdulillah, dengan adanya pemeriksaan IVA Gratis saya jadi tahu kondisi kesehatan kewanitaan saya. Semoga akan ada lagi pemeriksaan IVA Gratis nya :).Jazakallah untuk tim dokt
Page:
12

Pemeriksaan IVA Gratis

Nov 21, 2015 by Ny. Erna

Alhamdulillah, dengan adanya pemeriksaan IVA Gratis saya jadi tahu kondisi kesehatan kewanitaan saya. Semoga akan ada lagi pemeriksaan IVA Gratis nya :).
Jazakallah untuk tim dokter yang telah meluangkan waktu untuk acara ini....
Selengkapnya


Pemeriksaan IVA Gratis

Nov 21, 2015 by Ny. Jamilah

Aku bersyukur karena ada program ini, saya jadi tahu kondisi saya. Terima Kasih...
Selengkapnya


Pemeriksaan IVA Gratis

Nov 21, 2015 by Ny. Susi

Pertama kali ikut pemeriksaan IVA Tegang . . . Alhamdulillah jadi tahu dan mengerti tentang seputar reproduksi, semoga JIH makin maju & berkah agar bisa menolong masyarakat lainnya :)....
Selengkapnya


Pemeriksaan IVA Gratis

Nov 21, 2015 by Ny. Dian

Alhamdulillah, terima kasih JIH telah berkhidmad pada masyarakat dengan pemeriksaan IVA Gratis.
Semoga semakin maju & Barokah JIH . ....
Selengkapnya


Jakarta Islamic Hospital 021 8402821 Jl. Pedati No.3 Kramat Jati Jakarta Timur , Indonesia 4.4 5.0 17 17 Alhamdulillah, dengan adanya pemeriksaan IVA Gratis saya jadi tahu kondisi kesehatan kewanitaan saya. Semoga akan ada lagi pemeriksaan IVA Gratis nya :). Jazakallah untuk tim dokt
Selamat Tahun Baru Islam 1439 H - Melayani Panggilan Khitan di Rumah, Info & Pendaftaran : 0812 8015 1503. Jadwal Dokter Spesialis : Spesialis Orthopaedi – Selasa dan Jum'at Pukul : 19.00 – 21.00 Sabtu dengan perjanjian, Spesialis Kebidanan dan Kandungan – Senin s/d Sabtu, Spesialis Anak – Sabtu, Spesialis Penyakit Dalam – Selasa dan Kamis Pukul : 17.00 – 19.00, Spesialis Bedah Ongkologi – Dengan Perjanjian, Dokter Gigi - Senin s/d Sabtu, I G D  |  Fasiltas dan Pelayanan di RSU Al-Fauzan (Jakarta Islamic Hospital) :  Spesialis Penyembuhan Luka Diabetes - Hotline 0812 8015 1503, Poli Umum, Poli Gigi, Poli Spesialis : Spesialis Kebidanan dan Kandungan (dengan dokter perempuan), Jadwal Poli Laktasi: Senin 11.00 s.d 12.00, Rabu 12.00 s.d 13.00, dan Sabtu 11.00 s.d 12.00, Spesialis Anak, Spesialis Bedah Tulang, Bedah Umum dan Spesialis Penyakit Dalam, Rawat Inap, Persalinan 24 Jam, Apotik 24 Jam, Laboratorium 24 Jam, Radiologi, Senam Hamil. Pelayanan unggulan RSU Al-Fauzan (Jakarta Islamic Hospital) : Pelayanan USG 4 Dimensi dengan harga terjangkau hanya dengan Rp. 500.000,- , Program Inseminasi Intra Uterin Rp. 4.500.000,-, Khitan Smart Klamp Rp. 1.500.000,- (bonus Celana sunat), pelayanan perawatan luka, USG OTOT, SENDI, TULANG dan SARAF, Alat-alat Orthopedi, MCU... Info Lebih Lanjut hubungi kami di (021) 8402821.