JAKARTA — Kehamilan pada usia 40 tahunan semakin umum di Amerika Serikat. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan angka kelahiran pada perempuan berusia di atas 40 tahun telah melampaui angka kehamilan remaja. Tren ini dipicu oleh kesiapan finansial dan kemajuan teknologi reproduksi

Lantas apakah fenomena serupa terjadi di Indonesia? Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr Prita Kusumaningsih mengatakan kehamilan pada perempuan berusia 40 tahunan cukup banyak terjadi di Indonesia. Namun menurut pengamatannya, kondisi di Indonesia berbeda dengan di Amerika Serikat.

Prita mengatakan, kehamilan usia 40 tahun di Indonesia justru lebih banyak terjadi pada kehamilan ketiga atau keempat, bukan kehamilan pertama. Sementara itu, usia kehamilan pertama masih berada dalam rentang normal, yakni sekitar 25 hingga 30 tahun.

“Yang saya cermati, peningkatan hamil di usia lebih dari 40 ini bukan di kehamilan pertama, namun justru ke hamilan ketiga atau keempat. Dimana, jarak dengan anak sebelumnya cukup jauh yaitu 6 sampai 7 tahun. Untuk kehamilan pertama, masih dalam rentang normal yaitu 25 sampai 30 tahun,”

Ia menjelaskan kehamilan pada usia 40 tahunan tetap dapat berlangsung sehat apabila ibu hamil menjalani kontrol secara lebih disiplin. Selain itu, konsumsi asupan nutrisi yang sehat, serta melakukan pemeriksaan laboratorium.

Ibu hamil, kata dr Prita, juga harus aktif menyampaikan berbagai keluhan atau kondisi yang dirasakan selama masa kehamilan kepada dokter. “Jadi kalau berkonsultasi dengan dokter harus lebih aktif menanyakan hal-hal yang dirasakan atau keluhan yang dialami selama kehamilan,”

la juga mengimbau ibu hamil untuk membaca secara lebih teliti informasi yang tercantum dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atau buku pink yang menjadi buku pegangan wajib bagi ibu hamil di Indonesia. Agar ibu dan janin sehat, dr Prita, turut menekankan pentingnya vaksinasi selama kehamilan.

Misalnya vaksin Tdap untuk mencegah tetanus, difteri, dan pertusis. Selain melindungi ibu dari penyakit tersebut, vaksin Tdap juga memberikan kekebalan kepada bayi yang baru lahir. Namun demikian, menurut dr Prita, manfaat tersebut tidak menghilangkan kewajiban bayi untuk tetap menjalani vaksinasi sesuai jadwal imunisasi yang telah ditetapkan.

“Bukan hanya vaksin Tdap, ibu hamil juga dapat memperoleh vaksin influenza dan vaksin Hepatitis B,” kata dr Prita.

Lebih lanjut dr Prita mengingatkan sejumlah risiko yang perlu diwaspadai pada kehamilan usia di atas 40 tahun. Antara lain diabetes gestasional, hipertensi, dan preeklamsia. Risiko tersebut semakin besar apabila pada kehamilan sebelumnya ibu pernah mengalami komplikasi yang sama.

Menurutnya, keluhan selama kehamilan pada kelompok usia tersebut juga umumnya dirasakan lebih berat dibandingkan ibu hamil berusia 20 hingga 30 tahun. “Jadi mohon agar ibu hamil tidak melewatkan pemeriksaan laboratorium, baik pemeriksaan darah maupun urine, selama masa kehamilan,” kata dr Prita.

Di sisi lain, dr Prita menjelaskan bahwa bertambahnya usia menyebabkan kualitas sel telur menurun sehingga meningkatkan risiko terjadinya kelainan kromosom pada janin. Saat ini, kata dia, telah tersedia pemeriksaan darah yang dapat mendeteksi kelainan kromosom pada janin. Namun, biaya pemeriksaan tersebut masih tergolong cukup tinggi.

Selain melalui pemeriksaan darah, sejumlah kelainan tertentu juga dapat dideteksi lewat pemeriksaan ultrasonografi (USG). dr Prita pun mendorong ibu hamil untuk tidak ragu berdiskusi dengan dokter mengenai kondisi kehamilannya.

“Apabila dokter mencurigai adanya kondisi tertentu pada janin, ibu hamil dapat dirujuk untuk menjalani pemeriksaan USG lanjutan oleh dokter subspesialis fetomaternal guna memperoleh evaluasi yang lebih mendalam,” jelas dr Prita.

Belakangan ini, banyak selebritas Tanah Air maupun Hollywood yang menjalani kehamilan pada usia 40an. Pada 19 Juni 2026, aktris peraih Oscar Anne Hathaway mengumumkan kehamilan anak ketiganya pada usia 43 tahun. Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan di Instagram pribadinya, di mana Hathaway memperlihatkan baby bump-nya sambil diiringi lagu “Baby, I’m Yours” milik Barbara Lewis.

Pada 2023, aktris Claire Danes juga hamil anak ketiganya pada usia 44. Kala itu ia mengaku mengalami “krisis emosional” karena mengira hal itu tidak akan terjadi.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa selebritas yang melahirkan pada usia 40-an. Misalnya Syahrini mengandung dan melahirkan anak pertamanya bersama Reino Barack pada 2024 pada usia 43 tahun.

Annisa Pohan juga melahirkan anak keduanya pada Maret 2026 di usia 44 tahun. Ada juga Nola AB3 yang melahirkan buah hati keempatnya pada 2021 di usia 43 tahun.

 

sumber : https://ameera.republika.co.id/berita/thp4b6425/hamil-usia-40-tahun-kian-umum-di-as-bagaimana-di-indonesia-ini-kata-dokter-part2

 6 total views,  6 views today