Jakarta, Dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia 2026, Rumah Sakit Al Fauzan menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai menyusui yang dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta hadir langsung secara offline serta mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen RS Al Fauzan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu dan keluarga, mengenai pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI), sekaligus memberikan pemahaman praktis dalam menghadapi berbagai permasalahan yang kerap muncul selama proses menyusui.
Acara diawali oleh Pengawas RS Al Fauzan, Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS, yang memberikan pengantar sekaligus menegaskan pentingnya peran fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung keberhasilan menyusui. Dukungan tersebut tidak hanya diberikan melalui pelayanan medis, tetapi juga melalui edukasi dan pendampingan yang melibatkan tenaga kesehatan, ibu, serta keluarga.
Materi pertama disampaikan oleh dr. Prita Kusumaningsih, Sp.OG, yang membahas menyusui dari perspektif kesehatan ibu dan pelayanan obstetri-ginekologi. Edukasi sejak masa kehamilan dan persiapan ibu merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan menghadapi proses menyusui setelah persalinan.
Sesi berikutnya disampaikan oleh dr. Sarah Kaurow, Konselor Laktasi RS Al Fauzan, dengan pembahasan mengenai berbagai persoalan yang sering dihadapi ibu menyusui, mulai dari puting lecet atau nyeri, payudara bengkak dan tegang, saluran ASI tersumbat, produksi ASI yang dirasakan kurang, hiperlaktasi, teknik perlekatan (latching), pumping, hingga relaktasi. Materi juga menekankan pentingnya posisi dan perlekatan yang baik, pemberian ASI sesuai kebutuhan bayi, serta dukungan keluarga sebagai bagian dari keberhasilan menyusui.
Salah satu bagian yang menarik dalam kegiatan ini adalah sesi success story yang menghadirkan dua pasien RS Al Fauzan. Keduanya berbagi pengalaman nyata mengenai perjalanan dan tantangan yang mereka hadapi dalam proses menyusui. Sesi tersebut memberikan gambaran bahwa pengalaman menyusui setiap ibu dapat berbeda dan berbagai kendala yang muncul membutuhkan dukungan, kesabaran, pengetahuan yang tepat, serta pendampingan tenaga kesehatan.
Melalui kegiatan yang diikuti peserta secara offline maupun online melalui Zoom, RS Al Fauzan berharap edukasi mengenai ASI dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Webinar juga menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh informasi langsung dari tenaga kesehatan serta belajar dari pengalaman nyata sesama ibu.
Materi yang disampaikan dalam webinar menegaskan bahwa keberhasilan menyusui bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu. Dukungan pasangan, keluarga, lingkungan kerja, tenaga kesehatan, serta fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang mendukung keberhasilan pemberian ASI.
Penyelenggaraan Webinar Pekan ASI Sedunia 2026 ini sekaligus memperkuat komitmen RS Al Fauzan untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pada promosi kesehatan, pencegahan, edukasi, serta pendampingan berkelanjutan bagi ibu dan keluarga.
RS Al Fauzan – Mendampingi Ibu, Mendukung ASI, Menjaga Generasi Sehat.
10 total views, 10 views today
Recent Comments