138 total views,  1 views today

INSEMINASI INTRA UTERINE

Kapan Pasangan Suami Istri dinyatakan Mengalami Keguguran ?

Yaitu   gagalnya pasangan suami istri untuk mendapatkan kehamilan setelah melakukan hubungan seksual yang benar selama setahun secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi.

Gangguan kesuburan dapat disebabkan oleh faktor sperma (35%), gangguan pematangan sel telur (15%), sumbatan saluran telur (35%), tidak terjelaskan (10%), dan masalah yang jarang (5%).

Seberapa banyak Kasus Gangguan Kesuburan ?

Diperkirakan 10-15% pasangan suami istri mengalami gangguan kesuburan.

Apa Itu Inseminasi ?

Inseminasi Intra Uterin adalah suatu teknologi untuk mendapatkan kehamilan dengan cara memasukkan sperma suami yang sudah diseleksi ke dalam rahim istri. Tujuan prosedur ini adalah untuk menghantarkan  sel sperma yang sudah diseleksi agar berada lebih dekat  dengan sel telur istri yang telah matang sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan.

Pada proses Inseminasi pertemuan antara sel telur dengan sel sperma terjadi di dalam saluran telur istri. Sehingga untuk proses Inseminasi saluran telur istri harus normal (tidak tersumbat).

Berapa Persen Keberhasilannya?

Keberhasilan untuk hamil bergantung kepada usia, penyebab infertilitas, dan penggunaan obat kesuburan tertentu. Semakin banyak siklus yang dilakukan, keberhasilannya juga meningkat dari 10% hingga 40%.

Kapan Saya Perlu Menjalani Inseminasi ?

Inseminasi akan dianjurkan pada pasangan yang mengalami :

  1. Gangguan Ovulasi
  2. Endometriosis ringan sedang
  3. Kelainan sperma non azoosperma
  4. Penyebab gangguan kesuburan yang tidak diketahui
  5. Gangguan Ejakulasi
  6. Problem dalam hubungan seksual

Apa Syarat untuk Menjalani Inseminasi ?

Untuk menjalani inseminasi buatan, kondisi seorang wanita harus dipastikan dalam keadaan sehat, terutama kondisi saluran indung telur (tuba falopii). Inseminasi buatan tidak disarankan bagi Anda yang memiliki kelainan pada tuba falopii, misalnya menyempitnya tuba falopii akibat radang panggul.  

Adakah yang Harus Dipersiapkan sebelum Menjalani Inseminasi Intrauterine?

Diawali dengan pengambilan sampel sperma dan memilih sperma yang sehat dari sampel tersebut. Selanjutnya perlu ditetapkan waktu pelaksanaannya, yaitu satu atau dua hari pasca ovulasi. Ovulasi biasanya terjadi pada 12-16 hari setelah wanita selesai haid. Prediksi terjadinya ovulasi juga dapat dipantau melalui kadar hormon LH pada urine, atau pengamatan pertumbuhan sel telur melalui USG transvaginal.

Tahapan Tindakan Inseminasi ?

  1. Persiapan pematangan sel telur istri, baik dengan bantuan obat-obatan maupun alamiah.
  2. Pengumpulan sperma suami
  3. Isolasi spermatozoa suami
  4. Penempatan spermatozoa dalam zat tertentu yang dapat menjaga kelangsungan hidup spermatozoa diluar tubuh manusia (medium).
  5. Penyuntikan spermatozoa ke dalam rahim istri

Berapa Lama Tindakan Inseminasi?

Seluruh tindakan inseminasi buatan hanya berlangsung sekitar 10 menit dan pasien dapat pulang ke rumah setelah tindakan selesai dilakukan.

Kapan Perlu Dilakukan Tes Kehamilan?

Dua minggu setelah pelaksanaan inseminasi.

Kapan Saya Dapat Mengulang Tindakan Seandainya Tidak Berhasil?

Tiga sampai enam bulan setelah tindakan inseminasi sebelumnya.

Apa Komplikasi Dari Tindakan Inseminasi?

Inseminasi pada umumnya merupakan prosedur yang tidak rumit dan aman, sehingga risikonya kecil untuk menimbulkan komplikasi. Meski jarang terjadi, inseminasi memiliki risiko menimbulkan infeksi dan perdarahan vagina. Terhadap kehamilan sendiri, inseminasi berisiko menimbulkan kehamilan kembar.

Jika anda mengalami gangguan kesuburan , Jangan ragu konsultasikan segera …hubungi dan kunjungi kami untuk konsultasi di no. telp. 021-8402821

Jadwal Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan 

Senin, Selasa, Rabu, dan Sabtu    Jam 09.00 – 13.00 WIB

Kamis dan Jumat                            Jam 14.00 – 18.00 WIB